BANG! Station

Stasiun Streaming Kamu

Suara dalam Gelap, Shiloh Dynasty.

Suara vokalnya yang menyayat-nyayat bisa bikin siapapun yang ngedengernya terhanyut dalam nuansa puitis dan sedih. Kenalin, orang itu adalah Shiloh, seseorang tanpa identitas yang seneng bikin dan main musik. Karena potensi musik yang dihasilkannya, beberapa produser tertarik melakukan kolaborasi yang unik.

Gak kaya kolaborasi pada umumnya, produser music yang kolaborasi dengannya, selalu tanpa sepengetahuan Shiloh. Hal ini dirasa aneh karena musisi mana yang rela musinya di ambil dan namanya dicatut secara sembarangan.

Karena banyak produser musik yang mencatut namanya, nama Shiloh perlahan naik dan dikenal dunia. Shiloh muncul pertama kalinya pada bulan Desember 2014 tanpa informasi apapun. Maksudnya bener-bener tanpa informasi. gak ada informasi apakah dia perempuan atau laki-laki.

Dalam unggahannya, hanya ada video berdurasi 10 detik menampilkan gambar seseorang bermain gitar akustik dan bernyanyi, dengan format hitam putih, video itu kerap juga gelap tanpa jelas memperlihatkan wajahnya.

Suara vokalnya yang bener-bener menghayati lirik yang sederhana itu kemudian menarik salah satu produser musik asal Canada melakukan sampling untuk dijadikan lagu yang berdurasi lebih panjang. Swell memberi musik hasil produksinya dengan judul Swell – I’m Sorry feat Shiloh tanpa persetujuannya.

Lagu berjudul i’m Sorry inilah yang kemudian menjadi cikal bakal Swell sekaligus Shiloh melejit. Akun Vine Shiloh banjir pengunjung, begitupun lagu Swell membabi-buta tersebar diberbagai platform digital.

Menebak isi pikiran Shiloh sama sulitnya dengan mencari informasi tentang dirinya. Shiloh sepertinya tipe orang yang sangat-sangat tertutup. Dia gak muncul dihadapan publik seperti musikus-musikus lainnya. Dia berada di balik bayangan yang gelap, bersuara tanpa identitas.  

Timmies produser musik bergenre Ambient asal Russia merilis album pada tahun 2015 bertajuk “Passion and Confession” yang meledak dan sangat sering diputar di berbagai platform. Album ini memiliki 6 track lagu, seluruhnya musik hasil sampling dari Shiloh. Album ini memiliki beberapa lagu andalan yakni di track “Tell me Why im Waiting” dan “Loosing interest” yang katanya banyak didengarkan orang-orang yang sedang patah hati. Tak ketinggalan, Sagun, produser asal Bhaktapur, Nepal merilis dua single menggunakan vokal Shiloh di track “I’ll Keep You Safe” dan “I’m Drunk And Confused”

Karena kepribadiannya yang tertutup dan misterius, sebagian orang nganggep kalo Shiloh cuman mitos internet, yang akan terkubur seiring dengan berdetiknya jarum jam. Bagi sebagian orang lagi, terlalu kejam kalo orang menyebut Shiloh sebagai mitos belaka, dia ada disana dan dia nyata, hanya saja dia tidak terlalu tertarik untuk membuka indentitas diri ke hadapan publik.

Di balik perdebatan antara mitos atau bukan, rapper XXXTentaction pada tahun 2017 merilis album “17”. Beberapa track yang ada dalam lagunya, menggunakan sample dari Shiloh, membuat orang-orang yang telah lama lupa, kembali mengingat-ngingat nama yang familiar itu. Pertanyaan-pertanyaan muncul, seperti; siapakah Shiloh? Apakah ia perempuan atau laki-laki? Berapa umurnya? Mengapa ia tidak memproduksi musik lagi? Namun jawabannya tetap saja sama : Tidak ada. Pertanyaan itu hanya menjadi misteri, dan misteri itu hanya menyeruak kemudian menguap dan menghilang begitu saja.

“ I Just Want to make a good Raw Music” – Shiloh

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Comments

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close

Ad Blocker Detected!

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website.
Thank You!

Hey there!

Forgot password?

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…