BANG! Station

Stasiun Streaming Kamu

Nyanyian Akar Rumput Ala .Feast

Setelah merilis debut album berjudul “Multiverses” pada 2017 lalu, unit rock asal Jakarta, .Feast, kembali merilis single terbaru bejudul “Peradaban” pada pertengahan Juli 2018 kemarin. Single ini didistribusikan secara digital melalui label mereka, Karma Records.

Di lagu “Peradaban”, kelompok musik yang digawangi Baskara Putra (Vocal), Adrianus Aristo Haryo (Drums), Adnan S.P. (Guitar), Dicky Renanda (Guitar), dan Fadli Fikriawan (Bass) ini mencoba mengeksplorasi suara dan melakukan pendekatan penulisan lagu akar rumput, menjadikan lagu ini memiliki nuansa yang lebih segar dari lagu-lagu sebelumnya.

Kembali mengangkat konsep multisemesta dari “MULTIVERSES”, .Feast kali ini mengangkat narasi Earth-02, di mana kejadiannya merupakan refleksi dari hal-hal nyata yang terjadi di masyarakat, sehingga secara konteks penulisan lirik dapat dikatakan lebih frontal dibanding album “MULTIVERSES”, walau dibalut dengan musik yang tidak seagresif dulu.

Dari sisi lirik, lagu “Peradaban” menceritakan tentang problematika hak asasi manusia yang tak kunjung mendapat keadilan hingga saat ini. Simak kutipan lirik “Bawa pesan ini ke keluargamu / Nama kita diinjak lagi bagai keset “SELAMAT DATANG” masuk kencang tanpa diundang.” Ini menjelaskan bahwa banyak harga diri manusia terinjak oleh aparat yang tak bertanggungjawab. Namun mereka menjelaskan bahwa yang namanya peradaban tidak akan pernah mati dan akan terus berputar abadi. Manusia akan terus memperjuangkan hak-hak asasi manusianya, tidak peduli ia akan dicaci maki atau diperlakukan apapun oleh para petinggi aparat.

Simak pula kutipan lirik “Suatu saat nanti tanah air kembali berdiri / suatu saat nanti kita memimpin diri sendiri / suatu saat nanti kita meninggalkan sidik jari / suatu saat nanti semoga semua berbesar hati.” Kutipan lirik yang menjadi ad-lib di lagu ini berisi pesan berupa harapan tanah air akan kembali terpenuhi dengan manusianya yang beradab, dan berbesar hati dengan memaafkan segala kesalahan yang terjadi di masa lalu. Sekaligus pengingat khususnya kepada generasi muda bahwa apa yang kita toreh hari ini akan menjadi sejarah di masa mendatang.

Penggarapan lagu Peradaban dilakukan di studio Soundpole milik Wisnu Ikhsantama yang juga berlaku sebagai co-producer untuk penggarapan lagu-lagu .Feast. Sedangkan artwork dari single ini merupakan karya dari fotografer Mikael Aldo dan Baskara Putra, yang keduanya tergabung dalam Sun Eater Studio. Single Peradaban” sudah dapat dinikmati di kanal musik digital seperti Spotify dan YouTube per tanggal 13 Juli 2018. Single Peradaban juga sudah masuk dalam Mini Album mereka bertajuk “Beberapa Orang Memaafkan”.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Comments

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close

Ad Blocker Detected!

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website.
Thank You!

Hey there!

Forgot password?

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…