BANG! Station

Stasiun Streaming Kamu

Perempuan Harus Berani Bikin Karya!

Buku adalah medium informasi dan hiburan yang paling tua di dunia. Walaupun teknologi semakin berkembang, buku tetaplah buku yang keberadaanya masih dipercaya dan dicari. Hari ini pamor buku di kalangan anak muda semakin digemari di Indonesia. Hal ini menjadi positif karena memunculkan pembaca dan penulis-penulis muda kayak Tiara Febrillia yang baru aja merilis bukunya yang berjudul Denting.

Tiara Febrillia, perempuan  kelahiran Bandung ini adalah anak kedua dari dua bersaudara. Hobbynya menulis udah dimulai sejak dia duduk di Sekolah Menengah Atas. Berawal dari baca baca buku Chicken Soup, Tiara jadi gemar menulis-nulis cerpen. Kemudian dia mulai nonton film yang mengubah hidupnya, Ada Apa Dengan Cinta alias AADC yang bikin dia kenal sama penyair Indonesia Chairil Anwar juga Aan Mansyur. Dari situ dia mulai ngulik dan baca-baca karya penyair dunia, Pablo Neruda.

Beberapa hari yang lalu Tiara ngeluarin kumpulan puisinya yang berjudul Denting. Pengerjaan buku ini sebenarnya udah mulai sejak 2017. Kumpulan puisi ini sempet lho ditolak oleh penerbit karena dirasa kurang sreg. Tiara gak menyerah karena ditolak satu penerbit, dia kemudian mencoba mengirim naskahnya ke penerbit lain sampai akhirnya diterima dan bukunya diterbitkan. Tiara mengaku kalo Denting adalah perbaikan dari buku pertamanya yang berjudul Dialog Tanpa Kata.

Konsep cerita kumpulan puisinya ini nyeritain tentang kisah perempuan yang ninggalin seseorang karena ketidakjelasan. Cerita ini diambil dari pengalam pribadinya. Filosofi Denting sendiri diambil dari suara hati perempuan yang kelabu mengharu biru.

Kumpulan puisi ini bukan hanya berisi deretan kata doang tapi juga dilengkapi dengan foto-foto hitam putih yang diambil salah satu rekannya, Arya Tri Prasakti pake kamera analog. Konsep ini dipilih Tiara untuk menggaet pembaca dari kalangan perempuan yang lebih menyukai ekspresi perasaan lewat kata-kata dan laki-laki yang lebih pada visual foto. Karena Tiara percaya kalo interpretasi karya seni itu tidak terbatas dan dia memilih untuk menyatukannya.

Hobby tiara menulis pada akhrinya membuahkan hasil, prestasinya ini bisa dicapai karena dia berani untuk berekspresi dan bekerja keras untuk mencapai keinginannya. Tiara berpesan buat Perempuan untuk jangan takut untuk berkarya. Alasannya karena setidaknya jika kita berkarya saat masih muda, di masa tua kelak kita memiliki kenang-kenangan.

Leave your vote

2 points
Upvote Downvote

Comments

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close

Ad Blocker Detected!

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website.
Thank You!

Hey there!

Forgot password?

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…