BANG! Station

Stasiun Streaming Kamu

Pangan Bukan Melulu Bicara Beras.

Tepat hari ini, dunia sedang memperingati hari pangan sedunia. Bahkan hastag #HariPanganSedunia menjadi trending topik di Twitter. Seperti yang kita tau, hari pangan sedunia adalah hari dimana kita mengingat kembali pentingnya pangan bagi kelanjutan hidup.

Ketahanan pangan menjadi kebutuhan primer umat manusia karena menyangkut perut dan nyawa. Tapi saying, di Indonesia makna dari kata pangan semakin disempitkan. Pangan di Indonesia di indentikkan dengan nasi.

Pernah ga kalian berfikir kenapa orang-orang Indonesia suka banget sama nasi? Makanan apapun selalu dicampur dengan nasi. Makan gorengan pake nasi, makan pizza pake nasi bahkan makan Indomie rasanya gak afdol kalo tanpa sepiring nasi.

Seperti yang kita tahu, masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang beragam. Bukan cuman kebudayaan, bahasa dan warna kulit, tapi juga masalah makanan. Dulu di Papua atau di Maluku makanan pokoknya gak cuman nasi. Ya mereka cukup makan dengan Sagu.

Lalu bagaimana awalnya orang Indonesia jadi gak bisa lepas dari nasi?

Penghancuran politik yang berbau Soekrano dan unsur- unsur yang mendukung Sekarno menjadi agenda utama dalam membangun kekuasaan setelahnya. Salah satunya adalah peragaman bahan pangan yang gak dilakukan Orde Baru. Pemerintahan Soeharto lebih milih menggenjot pangan dengan melaksanankan Revolusi Hijau atau lebih dikenal dengan sebutan Swasembada Pangan.

Revolusi Hijau merupakan agenda internasional sebagai counter gerakan reforma agraria di berbagai Negara, terutama negara dunia ketiga yang baru merdeka. Swasembada pangan disamping diarahkan oleh Soeharto untuk meningkatkan produksi beras di dalam negeri ternyata juga punya agenda untuk memenuhi pasar beras dunia. Secara tidak langsung, peningkatan produski beras membuat masayarakat Indonesia menjadikan beras sebagai bahan pokok dan menghancurkan keberagaman pangan.

Maka, untuk menyeimbangikan ketahanan pangan, kita harus mengurangi konsumsi beras serta mulai menikmati berbagai bahan makanan yang lain.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Comments

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close

Ad Blocker Detected!

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website.
Thank You!

Hey there!

Forgot password?

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…