BANG! Station

Stasiun Streaming Kamu

Legalisasi Ganja di Kanada Ternyata Menguntungkan Negara.

Membicarakan ganja di Indonesia masih dianggap hal yang tabu dan dihindari. Padahal tanaman yang masuk kedalam jenis narkotika ini memiliki banyak manfaat yang positif, bahkan banyak penelitian mengungkapkan bahwa ganja bisa menjadi obat bagi kanker dan epilepsi juga sarana rekreasi untuk mengobati penyakit depresi.

Melihat manfaat ganja, Negara-negara di dunia satu persatu menerapkan legalisasi penggunaan ganja untuk kesehatan. Baru-baru ini Kanada menjadi Negara kedua setelah Uruguay yang melegalisasi penjualan dan menggunaan ganja secara menyeluruh dalam skala Nasional.

Sejak legalisasi Rabu (17/10/2018) kemarin, terlihat antrean panjang di sejumlah toko ganja di berbagai kota di Kanada. Kebijakan yang diambil pemerintah Kanada ini bertujuan untuk lebih mencerminkan perubahan opini di kalangan masyarakat tentang ganja dan menarik penjual-penjual di pasar gelap untuk masuk ke dalam sistem yang telah diatur pemerintah

Pemerintah Canada bukan tanpa alasan memberlakukan kebijakan legalisasi ini, karena menurut survey 5,4 juta orang Kanada mengkonsumsi ganja yang berarti 15 persen populasi orang kanada pernah menghisap ganja. Akibat pemberlakuan peraturan terbaru ini, ratusan petani telah mendapat lisensi membudidayakan ganja secara legal.

Dampak dari legalisasi ini mempengaruhi industri-industri besar. Mereka menyatakan niatnya untuk ikut dalam industri yang baru saja dilegalkan ini. Contohnya seperti Coca-Cola, brand minuman yang terkenal berniat untuk mengembangkan minuman dengan kandungan ganja.

Peraturan legalisasi yang baru saja diumumkan ini disambut meriah oleh para aktivis dan pengguna ganja. Pemerintah Kanada memperkirakan ekonomi baru tersebut akan meningkatkan pertumbuhan ekonominya hingga 16,7 Triliun Rupiah dan menyediakan penerimaan pajak penghasilan sebesar 5 Triliun Rupiah.

Kebijakan legalisasi ini ternyata menguntungkan Negara bahkan dalam waktu singkat dan tentu saja mengurangi tingkat kriminalitas serta penjualan ganja di pasar gelap. Negara-negara maju juga sudah mulai mengkaji dan menerapkan legalisasi sampai tahap untuk kepentingan kesehatan. Di Indonesia sendiri, pemerintah masih belum berani untuk merambah pada industri yang bermanfaat ini.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Comments

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

close

Ad Blocker Detected!

Advertisements fund this website. Please disable your adblocking software or whitelist our website.
Thank You!

Hey there!

Forgot password?

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…